Tampilkan postingan dengan label sambas. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sambas. Tampilkan semua postingan

Rabu, 28 Desember 2016

Bagi Arus Balik Natal dan Tahun Baru Jalan Rusak Parah Ruas Ledo-Sambas

Video Ruas Jalan Ledo-Sambas Rusak Berat tepatnya di Kecamatan Ledo....
Bagi pengguna jalan baik dari arah Ledo maupun Sambas dianjurkan untuk berhati-hati.  Lubangnya sangat dalam.  Kendaraan roda dua atau empat bahkan enam sayangi kendaraan anda.  Ingat Nyawa hanya satu bro tak ada cadangan... Silakan klik:

http://adf.ly/1h7bbD

Kamis, 01 November 2012

DPD Partai Nasdem Bengkayang Patok Enam Kursi Pileg 2014


Bengkayang Beranda Kalbar-Bengkayang. Tahapan Pileg 2014 telah berjalan, semua partai politik sibuk melakukan kosolidasi dari tingkat pusat hingga daerah, sama halnya dengan Partai Nasdem. Walaupun partai yang baru, tidak tanggung-tanggung, untuk di Kabupaten Bengkayang menargetkan enam kursi untuk duduk di DPRD Bengkayang periode 2014-2019 mendatang.
Ketua DPD Partai nasdem Kabupaten Bengkayang, Johanes A Dopong menjelaskan, Rapat Koordinasi Daerah II Partai Nasdem Kabupaten Bengkayang tahun 2012 dengan tema sempurnakan konsolidasi partai, sukseskan verifikasi parpol, rekruitmen calon legislatif untuk meraih kemenangan pemilu 2014.
dimaksud untuk mensosialisasikan agenda penting Partai Nasdem dalam rangka persiapan Pileg 2014.
Adapun yang dibahas juga ialah penjaringan bakal calon legislative Partai Nasdem. Partai Nasdem akan melakukan seleksi siapa saja yang akan menjadi caleg dan ini diseleksi. Seleksi ini dilakukan untuk melihat apakah bakal caleg tersebut layak untuk mewakili Partai Nasdem untuk pertarungan Pileg 2014 mendatang.
“Untuk tingkat Kabupaten Bengkayang, kami menargetkan enak kursi yang akan duduk di kursi legislatif, walaupun pengurus pusat hanya menarget 30 persen, semoga ini dapat tercapai” aku Dopong, kemarin.
Ia merincikan, dari enam kursi tersebut masing-masing daerah pemilihan menargetkan perwakilannya dua kursi karena Kabupaten Bengkayang memiliki tiga Dapil.
Sebanyak 28 desa telah dibentuk kepengurusannya, 30 desa belum di buat surat keputusan menjadi kepengurusan, dan selebihnya yakni belum terbentuk.
“Kepengurusan di tingkat rayon atau TPS baru hasil Rakorwil beberapa waktu lalu baru diinstruksikan membentuk kepengurusannya sehingga dari jumlah total TPS di Kalbar sesuai Pilgub 2012 sebanyak 11.009 TPS dan kita belum membentuk kepengurusannya,” ujarnya.
Inilah menjadi kekuatan Partai Nasdem, kita akan menyempurnakan dan menguatkan struktur kepengurusan di tingkat bawah dan memantapkan perolehan suara di Partai Nasdem.
Seluruh kader yang direkrut menjadi structural partai dapat bekerja dan menunjukkan kinerjanya. Karena sudah bergabung dengan partai nasdem, kami tidak ingin ada kader yang hanya menempelkan nama saja, kami ingin kader yang tercantumnya namanya di structural menunjukkan aktivitasnya tidak hanya memampangkan namanya saja, tetapi kinerjanya tidak kelihatan.
“Ukuran kemenangan dapat dilihat, patai sebesar apapun apabila figure di strukturalnya tidak bekerja maka tidak akan mendapatkan hasil yang maksimal. Partai Nasdem saat ini mudah untuk mengukur dengan kepengurusan dari pusat sampai tingkat TPS untuk berkompetisi di pemilu 2014 mendatang,” tandasnya. (yopi)

Senin, 08 Oktober 2012

Pertemuan warga dan PT. Darmex Agro Mandiri Berakhir Ricuh

Pemda Bengkayang mediasikan antara Warga Desa KInande Kecamatan Lembah Bawang dan PT Darmex
Bengkayang Beranda Kalbar-Kantor Satu Atap Bengkayang. PT. Darmex Agro Mandiri telah lama berada di Kabupaten Bengkayang. Anak perusahaan dari Duta Palma Grup ini bukan hanya PT. Darmex Agro Mandiri saja yang bermasalah, tetapi masih ada PT Dumai yang berada di Kecamatan Teriak, PT Bengkayang Subur yang berada di Kecamatan Ledo, PT Ledo Lestari di Kecamatan Jagoi Babang, PT Mitra Wawasan di Kecamatan Sanggau Ledo, PT Cerima Prima di Kecamatan Seluas
Dapat dikatakan, rata-rata anak perusahaan Duta Palma Grup yang ada di Bumi Sebalo bermasalah dengan masyarakat setempat.
Aksi kekecewaan masyarakat Desa Kinande terhadap PT. Darmex Agro Mandiri bukan hanya kali ini saja, tetapi sudah sering kali melakukan aksi.
Hanya aksi anarkis yang tidak di buat oleh masyarakat Desa Kinande Kecamatan Lembah Bawang seperti kejadian di Mesuji.
PT. Darmex Agro Mandiri dengan perkasanya membabat dan menggusur lahan masyarakat Desa Kinande, bahkan kuburan kakek Drs Kristuanus Anyim Msi yang juga sebagai Ketua Umum DAD Kabupaten Bengkayang dan Sekretaris Daerah Kabupaten Bengkayang tidak luput dari kebiadapan PT. Darmex Agro Mandiri yang sewena-wena menggusur dan menggarap lahan masyarakat.
Nampak sekali, PT. Darmex Agro Mandiri tidak patuh dan tidak taat kepada aturan perundang-undangan yang berlaku bahkan dapat dikatakan, PT. Darmex Agro Mandiri telah melanggar HAM.
Saat ini PT. Darmex Agro Mandiri berkilah saat permintaan warga supaya PT. Darmex Agro Mandiri menghentikan aktivitas tetapi mereka meminta belas kasihan kepada warga dan pemerintah dikarenakan apabila mereka berhenti melakukan aktivitas, para pekerja tidak dapat digaji.
Apabila kita kembali lagi ke awal sebelumnya, PT. Darmex Agro Mandiri menggarap lahan tanpa seijin pemilik lahan, kini PT. Darmex Agro Mandiri memiliki masalah dengan masyarakat akibat ulah mereka sendiri baru meminta belas kasihan, sungguh sangat ironis sekali.
Sebenarnya untuk menyelesaikan permasalahan antara PT. Darmex Agro Mandiri dengan masyarakat Desa Kinande Kecamatan Lembah Bawang itu sangat sederhana yakni keinginan dari perusahaan perkebunan sawit tersebut untuk menyelesaikannya.
Ini yang datang bukan penentu kebijakan apabila meyelesaikan masalah antara PT. Darmex Agro Mandiri dengan warga. Oleh karena itu, kedatangan penentu kebijakan dari PT. Darmex Agro Mandiri yang harus dihadirkan.
Yohanes Atet, Kepala Bagian Tapem Setdakab Bengkayang yang juga sebagai moderator dalam pertemuan antara warga Desa Kinande Kecamatan Lembah Bawang dan PT Darmex anak perusahaan Duta Palma Grup.
“Pertemuan selanjutnya akan diselenggarakan pada Kamis (11/10) mendatang di Aula Kantor Bupati Bengkayang,” terang Atet ditemui di Satu Atap, Kamis (4/10).
Iptu Isbandi, Kapolsek Samalantan berharap, situasi dan kondisi di Desa Lembah Bawang harus tetap kondusif.
“Saya tidak ingin terjadi hal-hal yang tidak diinginkan di Desa Kinande terkait hal ini,” pinta Isbandi, kemarin.
Albinus, Camat Lembah Bawang mengungkapkan, warga Desa Kinande menginginkan keamanan.
Filipus, Kepala Desa Kinande mengatakan,  apa yang dituntut warganya, pihak perusahaan harus memenuhinya. (yopi)


Senin, 01 Oktober 2012

21 Parpol Serahkan KTA ke KPU Bengkayang

KPU Bengkayang menerima penyerahan KTA parpol di Sekretariat KPU Bengkayang
Bengkayang Beranda Kalbar-KPU Bengkayang. Belum saja tahapan Pilgub Kalbar 2012 berakhir, KPU Bengkayang masih disibukkan dengan penerimaan penyerahan KTA Partai Politik (Parpol) peserta Pemilu Legislatif (Pileg, Red) 2014 mendatang.
Tarmizi, anggota KPU Bengkayang mengatakan, penyerahan KTA partai politik kepada pihaknya telah berakhir Sabtu (29/9) lalu sesuai dengan tahapan Pileg 2014 yang telah ditetapkan berdasarkan Peraturan KPU Nomor 11 tahun 2012 tentang tahapan, program da jadwal pemilu DPR, DPD, DPRD provinsi dan kabupaten/kota.
“Sebanyak 22 partai politik yang telah menyerahkan KTA kepada KPU Bengkayang,” beber Tarmizi kepada awak media ini ditemui di ruang kerjanya, Senin (1/10).
Ia melanjutkan, dari 22 parpol tersebut, ada satu parpol yang tidak melengkapi sampai batas akhir penyerahan KTA ke KPU Bengkayang, yakni Partai Demokrasi Pembaharuan. Untuk Bengkayang yang dikirim ke pusat hanya 21 parpol saja.
Pihak KPU Bengkayang saat ini sedang menunggu keputusan dari KPU Pusat untuk partai poltik mana saja yang lolos verifikasi administrasi secara nasional.
Setelah KPU mengumumankan keputusannya, KPU Bengkayang akan melanjutkan dengan melakukan verifikasi di tingkat kabupaten.
Pada Tanggal 26 Oktober mendatang, sesuai dengan tahapan Pileg, KPU akan menyampaikan parpol apa saja yang lolos verifikasi di tingkat nasional.
Setelah itu, baru KPU Bengkayang akan melakukan verifikasi terhadap pengurus parpol, ke beradaan sekretariat, status, dan keanggotaannya.
“Khusus untuk keanggotaan akan dilakukan verifilasi faktual kepada anggota parpol berdasarkan hasil pemilihan sempel 10 persen dari KTA yang diserahkan,” tegas Tarmizi, kemarin.
Ia menjelaskan, untuk memenuhi syarat tersebut, minimal jumlah anggota parpol ditingkat Kabupaten Bengkayang sebanyak 267 orang.
Apabila parpol saat menyerahkan KTA ke KPU Bengkayang kurang dari 267, secara otomatis tidak lolos ditingkat Bumi Sebalo.
Untuk peserta Pileg 2014 mendatang, dapat dikatakan berat, karena banyak persyaratan yang harus dipenuhi. Parpol yang tidak memiliki satu provinsi saja di Indonesia tidak akan lolos verifikasi tingkat nasional.
“Untuk lolos di Provinsi Kalbar saja, parpol harus lolos 11 kab kota atau 75 persen kepengurusannya di kalbar,” terangnya.
Ini semua berdasarkan UU No. 8/2012 tentang Pemilu DPR,DPD, dan DPRD Pasal 8 ayat 2.
Partai politik yang tidak memenuhi ambang batas perolehan suara pada Pemilu sebelumnya atau partai politik baru dapat menjadi Peserta Pemilu setelah memenuhi persyaratan, berstatus badan hukum sesuai dengan Undang-Undang tentang Partai Politik.
Selain itu, parpol harus memiliki kepengurusan di seluruh provinsi, memiliki kepengurusan di 75 persen jumlah kabupaten/kota di provinsi yang bersangkutan. Memiliki kepengurusan di 50 persen jumlah kecamatan di kabupaten/kota yang bersangkutan.
Kemudian menyertakan sekurang-kurangnya 30 persen keterwakilan perempuan pada kepengurusan partai politik tingkat pusat.
Memiliki anggota sekurang-kurangnya 1.000 orang atau satu perseribu dari jumlah Penduduk. Pada kepengurusan partai politik sebagaimana dimaksud pada huruf c yang dibuktikan dengan kepemilikan kartu tanda anggota,  mempunyai kantor tetap untuk kepengurusan pada tingkatan pusat, provinsi, dan kabupaten/kota sampai tahapan terakhir Pemilu.
Selain itu, mengajukan nama, lambang, dan tanda gambar partai politik kepada KPU. dan menyerahkan nomor rekening dana Kampanye Pemilu atas nama partai politik kepada KPU. (cah)



Rabu, 26 September 2012

KPU Kalbar Rekap Hasil Suara Pilgub Kalbar di Grand Mahkota

Bengkayang Beranda Kalbar-Bengkayang. Tinggal menhitung hari lagi selururh elmen masyarakat Kalimantan Barat akan mengetahui perolehan suara masing-masing pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubenur Kalimantan Barat.
Evi Flavia SPd, MSc
Evi Flavia, SPd, MSc, Ketua Kelompok Kerja Logistik KPU Bengkayang menambahkan, Kamis (27/9) mendatang pihaknya akan menyerahkan rekapitulasi hasil penghitungan suara tingkat kabupaten kepada provinsi.
“Jumat (28/9) KPU Kalbar akan melakukan rekapitulasi hasil penghitungan suara tingkat provinsi di Hotel Grand Mahkota, dan semua anggota KPU Bengkayang wajib datang,”bebernya.
Evi yang merupakan satu-satunya kaum hawa di anggota komisioner KPU Bengkayang menceritakan, logistik dan berita acara rekapitulasi hasil penghitungan suara tingkat kecamatan telah diterima pada Minggu (23/9) lalu sebanyak 14 kecamatan di Kabupaten Bengkayang, sedangkan tiga kecamatan lainnya yakni Bengkayang, Siding dan Monterado baru menyerahkan logistik dan BA rekapitulasi hasil penghitungan suara pada Senin (24/9) lalu. (yopi)

Rapat Pleno Pilgub Kalbar, Cornelis-Cristiandy Sanjaya Unggul di Kabupaten Bengkayang

Eddy: Paslon nomor urut satu meraih 74,4 persen suara di Kabupaten Bengkayang

Bengkayang Beranda Kalbar-Bengkayang. KPU Bengkayang telah melaksanakan rekapitulasi hasil penghitungan suara Pilgub Kalbar 2012 dalam rapat pleno KPU Bengkayang dengan dihadiri oleh saksi paslon, panwaslu, pemantau, dan anggota masyarakat setempat di Hotel Lala Golden Bengkayang.
Ketua KPU Bengkayang, Eddy A SH menandatangani BA Rekapitulasi penghitungan suara Pilgub Kalbar 2012
Rapat pleno terbuka ini juga dihadiri oleh 17 PPK se Kabupaten Bengkayang, dan diamankan oleh kurang lebih 40 personil Polres Bengkayang, TNI dan Polisi Pamong Praja. Sedangkan untuk saksi masing-masing Paslon (Pasangan Calon, Red), Wardi S Si dari saksi paslon nomor urut satu, Hariyanto saksi dari paslon nomor urut dua, dan Marinus saksi dari paslon nomor urut tiga.saksi paslon nommor urut empat tidak ada.
“Hasil akhirnya, paslon nomor urut satu Cornelis-Cristiandy Sanjaya unggul di Kabupaten Bengkayang dengan 83138 suara atau 74,4 persen,” terang Eddy A SH, Ketua KPU Bengkayang kepada awak media ini ditemui di Hotel Lala Golden Bengkayang, (25/9).
Ia melanjutkan, paslon nomor urut dua Armyn Ali Anyang meraup 9590 suara atau 8,6 persen, dan paslon nomor urut tiga Morkes Effendi-Burhanuddin A Rasyid mendulang suara sebanyak 15431 suara atau 13,8 persen. Sedangkan paslon nomor urut empat Abang Tambul Husin-Barnabas Simin memperoleh 3557 suara atau 3,2 persen.
Panwaslu Kabupaten Bengkayang dan Saksi masing-masing Paslon
Sebanyak 111716 suara sah hasil rapat pleno terbuka rekapitulasi penghitungan suara Pilgub Kalbar 2012 atau sebesar 98, 42 persen. Sedangkan suara tidak sah sebanyak 1793 suara atau 1,58 persen.
Kabupaten Bengkayang memiliki 603 TPS (Tempat Pemungutan Suara, Red), PPS (Panitia Pemungutan Suara, Red) sebanyak 124 dan 17 PPK (Panitia Pemilu Kecamatan, Red).
Sebanyak 113509 lembar surat suara yang terpakai di Kabupaten Bengkayang, sedangkan surat suara yang dikembalikan oleh pemilih karena rusak atau keliru coblos sebanyak 221 lembar dan sebanyak 34040 lembar surat suara yang tidak terpakai dari 144166 pemilih yang ada di Bumi Sebalo.
“Partisipasi masyarakat Kabupaten Bengkayang untuk mencoblos pada tanggal 20 September lalu sebanyak 78, 7 persen sedangkan yang tidak memilih sebanyak 21,3 persen,” kata Eddy, kemarin.

Gidot Pinta Warga Kerja Demi Majukan Bengkayang

Bengkayang Beranda Kalbar-Bengkayang. Setelah memakan waktu beberapa lama, akhirnya tahapan Pilgub Kalbar di Kabupaten Bengkayang telah usai yakni Selasa (25/9) melakukan rekapitulasi penghitungan suara Pilgub Kalbar tingkat Kabupaten Bengkayang.
Suryadman Gidot (kiri) dan Sebastianus Darwis (kanan) mengikuti pembukaan Rapat Pleno Terbuka
Suryadman Gidot, Bupati Bengkayang mengucapkan terima kasih kepada seluruh komponen masyarakat Bumi Sebalo atas dukungan dan partisipasinya dalam melaksanakan Pilgub Kalbar 2012.
Sehingga setiap tahapa Pilgub Kalbar di Kabupaten Bengkayang berjalan deegan aman, tertib dan damai.
“Mari kita semua kembali menyatukan sikap dan langkah untuk kembali pada aktivitas kita masing-masing untuk memajukan Bumi Sebalo yang kita cintai ini,” ajak Gidot ditemui di Hotel Lala Golden Jalan Basuki Rachmad Bengkayang, Selasa (25/9).
Yosua Sugara, Ketua Tim Pemenangan C2 di Kabupaten Bengkayang, hasil yang diperoleh paslon yang di dukungnya merupakan berkat kerjasama tim bukan berkat ketua. Paslon nomor urut satu mendulang suara di Bumi Sebalo dikarenakan popularitas kandidat.
“Semoga pemimpin Kalbar lima tahun mendatang dapat membangun Kalbar secara merata sesuai dengan kondisi geografis yang ada,” harapnya. (yopi)

Senin, 24 September 2012

Gidot Canda Datangi TPS Pakai Rok


Bengkayang Beranda Kalbar-Bengkayang. Jenis Kelamin dalam Kartu Pemilih Pilgub Kalbar tahun ini tidak jauh beda dengan 2007 yang lalu. Bedanya, Pilgub Kalbar 2012 sekarang pejabat negara di Kabupaten Bengkayang seperti Bupati, Wakil Bupati, Sekda, Ketua KPUD, Ketua DPRD, mantan wakil Bupati, sampai ke wartawan yang tinggal di Kabupaten Bengkayang tertera jenis kelamin perempuan.
Waka Polres Bengkayang tandatangan BA pemusnahan surat suara lebih dan rusak

Jenis kelamin perempuan untuk pemilih berjenis kelamin laki laki ini terungkap saat Kartu Pemilih diterima oleh warga yang mempunyai hak pilih.
Bupati Bengkayang, Suryadman Gidot SPd mengatakan, ia bersama istri datang ke TPS 6 Kelurahan Sebalo, Kecamatan Bengkayang untuk menggunakan hak pilih sebagai WNI yang bermukim di Kalimantan Barat untuk memberikan hak suara dalam Pilgub Kalbar 2012.
“Dalam Kartu Pemilih, jenis kelamin saya di ketik perempuan. Rencananya saya mau datang ke TPS pakai rok. Tetapi tidak apalah, laki laki atau perempuan yang penting memiliki satu suara,” seloroh Gidot ditemui di TPS 06 Kelurahan Sebalo, Kamis (20/9).
Hal yang sama diutarakan oleh Barudin, SH Direktur PDAM Bengkayang. Ia mengakui bahwa dalam Kartu Pemilih jenis kelamin tertera perempuan.
“Padahal dalam daftar pemilih tetap (DPT) saya adalah lelaki, dan aslinya saya memang laki laki,” kesal mantan Ketua KPU Bengkayang ini.
Senada, Martono SE MM, anggota Panwaslu Kabupaten Bengkayang juga mengakui bahwa di Kartu Pemilih untuk Pilgub Kalbar dirinya ditulis berjenis kelamin perempuan.
Tadi dirinya coblos di TPS 11 Kelurahan Sebalo. Saya juga berjenis kelamin perempuan. Begitu juga dengan Wakil Bupati Bengkayang Agustinus Naon, Ketua DPRD Bengkayang Sebastianus Darwis SE MM, Mantan Bupati Bengkayang periode 1999-2010 Drs Jacobus Luna Msi dan Sekretaris Daerah Kabupaten Bengkayang Drs Kristianus Anyim Msi, mereka semua berjenis kelamin perempuan di Kartu Pemilih Pilgub Kalbar.
“Saya tadi mau coblos ke TPS pakai rok, tetapi ketinggalan di rumah rok tersebut,” ujar Martono yang juga sebagai Direktur Akademi Manajemen Bumi Sebalo, kemarin.
Lain halnya dengan Ketua Panwaslu Kabupaten Bengkayang, Musa Jaelani. Nama dan jenis kelamin di Kartu Pemilih benar, hanya tanggal lahir yang salah.
“Dalam Kartu Pemilih di tulis 7 Juni 1973 tetapi yang asli sesuai dengan KTP ialah tanggal 17 Mei 1973,” terangnya.
Ketua KPU Kabupaten Bengkayang, Eddy A, SH, mengakui kekeliruan penulisan jenis kelamin pada Kartu Pemilih untuk Pemilihan Gubernur Kalimantan Barat. Ia menjelaskan, kesalahan menulis jenis kelamin itu terjadi untuk semua pemilih di Kelurahan Sebalo dan Bumi Emas Kecamatan Bengkayang.
 “Ini keselahan cetak oleh pihak perusahaan yang ditunjuk oleh KPU Provinsi Kalbar. Kami katakan kesalahan dari pihak rekanan karena dalam DPT jenis kelamin yang tertulis sesuai dengan jenis kelamin pemilih tersebut. Jangan jak warga, saya sebagai ketua KPU Bengkayang juga ditulis berjenis kelamin perempuan,” tegas Eddy, kemarin. (yopi)