Kamis, 08 Desember 2011

Ikan Sungai di Kabupaten Bengkayang Disinyalir Punah


Bengkayang. Kabupaten Bengkayang yang luas dan memiliki daerah pergunungan, bukit, pantai, gambut, dan laut,sangat banyak kekayaan alam yang tidak terjaga dengan baik oleh oknum yang tidak bertanggungjawab. Oleh karena itu, Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bengkayang melakukan Resstoking tabur benih bibit ikan di Tahun 2011. Ikan di sungai yang ada di Kabupaten Bengkayang disinyalir punah.
Wakil Bupati Bengkayang, Agustinus Naon mengatakan, menyambut baik kegiatan resstoking tabur benih ikan seperti ini, dikarenakan stok ikan disungai-sungai yang ada di Kabupaten Bengkayang khususnya di Kecamatan Capkala.
“Disinyalir hampir punah dikarenakan oleh ulah-ulah manusia yang tidak bertanggung jawab dan kurang menjaga kelestarian lingkungan alam sekitar,” ungkap Naon di Desa Aris, belum lama ini.
Naon menghimbau kepada masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan. Selain itu, tidak mencemari air dengan larutan kimia, tidak mengebom ikan disungai serta tidak melakukan aktifitas PETI, ini semua dimaksudkan agar keseimbangan serta kelesatarian alam dapat terjaga dengan baik.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bengkayang, Kusmara,menjelaskan kegiatan Resstoking tabur benih bibit ikan di Tahun 2011 ini dilaksanakan di tiga Kecamatan yang ada di Kabupaten Bengkayang.
“Kecamatan Teriak yang ditabur di Sungai Teriak, dengan jenis bibit ikan Jelawat sebnayak 50.000 Ekor dan ikan Gurami sebanyak 22.375 ekor yang dilaksanakan pada tanggal 29 September 2011 lalu,” beber Kusmara.
Mantan Kadis Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Bengkayang melanjutkan, Kecamatan Lembah Bawang di tabur di sungai Bekuan Kinande pada tanggal 2 Nopember 2011, dengan jenis ikan Jelawat sebanyak 62.476 Ekor dan ikan Gurami sebanyak 31.101 ekor.
Sedangkan untuk Kecamatan Capkala kata Mantan Kepala Badan Pelaksana Penyuluhan dan Ketahan Pangan Kabupaten Bengkayang, ditabur di sungai Kapayang pada tanggal 13 Oktober 2011 dengan jenis ikan Jelawat dan Gurami sebanyak 62.000 ekor, dan pada tanggal 01 Desember 2011 juga ditebar benih ikan jelawat dan tengada' di sungai Lubuk Batu Desa Aris Capkala sebanyak 10.000 ekor.
“Maksud dan tujuan diadakannya Resstoking tabur benih ikan ini untuk menjaga kelestarian lingkungan alam terutama pada aliran sungai. Sehingga dengan telah dilaksanakannya kegiatan seperti ini diharapkan masyarakat juga dapat menjaga dengan tidak mencemari aliran sungai tersebut dengan bahan-bahan kimia atau pun  racun berbahaya yang menyebabkan ikan-ikan  mati,” jelasnya (cah)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar