Senin, 06 Agustus 2012

Gidot Pinta Waka Polres dan Kajari Masukan Gula Ilegal Malaysia


Sekda Kalbar menyerahkanbantuan saat silahturami ramadhan di bengkayang
Bengkayang Beranda Kalbar-Bengkayang.  Sekda Kalbar yang mewakili Gubernur Kalbar datang ke Bumi Sebalo dalam rangka silahturami ramadhan 1433H/2012 M Gubernur Kalbar Cornelis bersama Pemda Bengkayang dan masyarakat Bumi Sebalo. saya pinta Waka Polres dan Kajari Bengkayang membolehkan masuk dari seberang.
"Terus mengedepankan kepentingan masyarkat lebih besar, ini komitmen kami untuk wujudkan visi dan misi Kabupaten Bengkayang," kata Suryadman Gidot, ditemui di Mess Pemda Bengkayang, Selasa (31/7).
Ia menyadari, Kabupaten Bengkayang masih kekurangan SDM. Oleh karena itu, sebagai manusia, hanya dapat merencanakan tetapi tuhan yang memutuskan.
Peran partisipasi seluruh elemen  masyarakat Kabupaten Bengkayang sangat dibutuhkan. Maju atau mundur tergantung komitmen bersama masyarakat Kabupaten Bengkayang.
Gidot mengajak meraih massa depan lebih baik, dan merapatkan barisan. memerangi isu negatif demi sendi-sendi kehidupan masyarakat Kalbar pada umumnya danBumi Sebalo pada khususnya. Karena damai itu indah.
Ia meminta 17 Camat yanga da di Bumi Sebalo memantau perkembangan harga sembako selama bulan ramadhan dan lebaran.
“Jangan sampai tiba-tiba gula pasir hilang seminggu dari pasaran. Parahnya, dari Jawa tidak dikirim, nanti saya pinta Waka Polres dan Kajari Bengkayang membolehkan masuk dari seberang,” selorohnya.
Gidot meneruskan, jangan pula ia berbicara hal tersebut, kemudian Waka Polres dan kajari Bengkayang langsung melakukannya. Apabila ada yang membawa dari semberang, Gidot inginkan langsung ditangkap.
M Zeet Hamdy Assovie, Sekretaris Daerah Kalbar menerangkan, Gubernur Kalbar tidak dapat hadir ke Bengkayang dikarenakan Cornelis mendadak ke Jakarta tadi pagi (kemarin, Red).
Zeet mengajak masyarakat Kalbar pada umumnya dan Kabupaten Bengkayang pada khususnya untuk bersama-sama memperkokoh tali silahturami. Karena setiap agama miliki aturan yang wajib dijalankan umatnya sejauh mana umatnya untuk bertaqwa kepada Allah SWT.
Menjelang masuknya bulan puasa dan tidak lama lagi lebaran, bahan sembako otomatis biasanya akan naik harganya, masyarakat jangan borong sembako karena akan timbul keresahan warga dan menyebabkan harga tinggi sehingga stok menipis.
”Setiap tahun menjelang hari raya, warga cenderung konsumtif. Seharusnya umat muslim menahan hawa nafsu dan pemerintah terus melakukan operasi pasar supaya tekan harga tidak tinggi. Namun al ini tidak berarti apabila warga masih konsumtif dan gemar memborong sembako,” pinta Zeet. (cah)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar