Selasa, 07 Februari 2012

Gidot Incar Kursi Gubernur Kalbar, Gerindra Dukung Tambul


Bengkayang. Perhelatan gawai lima tahunan di Kalbar untuk memilih kepala daerah dan wakil kepala daerah semakin menghangat. Banyak kandidat yang telah nyata-nyata akan mencalonkan diri dalam Pilgub mendatang, termasuk Gidot.
Ketua DPD Partai Demokrat Kalbar mengatakan, mengenai koalisi saat perebutan kursi GUbernur dan Wakil Gubernur Kalbar mendatang, partai berlambang merci ini akan tetap memakai hasil survei untuk mengusungkan jagoannya. Kita akan memakai Lembaga Survei Indonesia. Mengenai koalisi antara PD dan PDIP dalam pilgub mendatang, saat ini sudah berkoalisi.
“Apabila dari hasil survey memberikan kesimpulan Cristiandy harus berpasangan dengan Cornelis, kita dukung. Tetapi apabila tidak, kita cari figure lain. Hingga saat ini belum ada figure lain yang datang ke saya untuk memakai perahu PD, hanya Cristiandy saja,” terang Gidot ditemui di KPPT Bengkayang, baru-baru ini.
Mantan Ketua DPC Partai Demokrat Bengkayang ini menjelaskan, PD terbuka untuk siapa saja baik itu dari figure tua maupun muda. Apabila muda dan berhasil memenangi pilgub sesuai dengan hasil survey akan kita usung. Begitu juga sebaliknya apabila dari figure tua.
Saat disinggung kenapa dirinya tidak mau mencalonkan diri menjadi calon Gubernur Kalbar, Gidot mengungkapkan ia sering santai di warung kopi Pinyuh dan banyak yang tidak mengenalinya. Walaupun calon gubernur dan wakil gubernur mendatang figurnya sudah terkenal, tetapi semua tergantung kepada pemilih.
“Orang yang terkenal tidak menjamin dirinya akan duduk menjadi pemimpin di Kalbar, semuanya tergantung kepada kepribadian calon dan tim sukses dilapangan untuk meraup suara sebanyak-banyaknya. Apabila hasil survey memberikan kepercayaan kepada saya maju, saya akan siap 100 persen bersaing dengan kandidat  yang lain,” tegasnya.
Terpisah, Eddy Irianto SE MM, Ketua Nahdatul Ulama Cabang Kabupaten Bengkayang menerangkan, menjelang Pilgub mendatang ia telah mengajak seluruh elemen masyarakat yang ada di Kabupaten Bengkayang dan kemenag, serta tokoh agama islam yang ada di BUmi Sebalo untuk tetap menjaga situasi dan kondisi kabupatenkita tetap kondusif.
“Siapa saja yang akan maju mencalonkan diri menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur mendatang, saya serahkan kepada umat muslim yang ada di Kabupaten Bengkayang bebas memilih siapa saja kandidat sesuai dengan hati nurani, kita tidak boleh mendukung salah satu kandidat karena organisasi ini netral,” tegas Edi ditemui di Jalan Snaggau Ledo, kemarin.
Edi berharap, umat muslim yang ada di Kabupaten Bengkayang jangan sampai terpecah-belah dikarenakan Pilgub. Apabila ada isu-isu yang dapat memecahkan persatuan dan kesatuan NKRI terutama di Kabupaten Bengkayang, segera melaporkan kepada pihak yang berwajib.
Lain halnya dengan Fransiskus, Ketua DPC Partai Gerindra Bengkayang, walau macam manapun tetap mendukung Abang Tambul Husin memenangi Pilgub mendatang. Kita di daerah akan mendukung seratus persen. (cah)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar