Rabu, 01 Februari 2012

Pangdam Harap Pemda Bengkayang Dukung Kavaleri Di Bangun


Bengkayang. Pangdam XII Tanjungpura, Mayjen Erwin Hudawi Lubis didampingi Asisten Logistik Kolonel Inf Shal Ma’ruf, Asisten Perencanaan Kolonel Inf Tri Martono dan Kepala Zeni Kolonel Czi Diding mengatakan, tujuan dirinya bersama rombongan datang ke Pemda Kabupaten Bengkayang selaku panglima baru bertugas di Kalbar ini untuk silahturami.
“Di sini ada kompi dan koramil, tentu saya datang bertemu dengan Bupati Bengkayang untuk menitipkan anak-anak saya,” kata Erwin kepada Equator ditemui di Kantor Bupati Bengkayang, Selasa (31/1).
Erwin menjelaskan, selain itu ia datang ke Bumi Sebalo untuk membicarakan mengenai pengembangan satuan-satuan baru Kodam XII Tanjungpura di Kabupaten Bengkayang. 2012 ini da rencana kita akan membangun satuan kavaleri.
“Kabupaten Bengkayang menjadi salah satu pilihan untuk penempatan satuan tersebut. Mudah-mudahan pertemuan terakhir dengan Bupati Bengkayang, Pemda Bumi Sebalo mendukung rencana membangun  battalion tersebut,” harapnya.
Erwin melanjutkan, titik pastinya lokasi tersebut akan dibicarakan antara staf saya dan staf Bupati Bengkayang lebih.
Saat awak Koran ini menanyakan mengenai humor bahwa tidak adanya kesepakatan antara Pemda Bengkayang dengan TNI mengenai tukar guling Kompi Senapan C 641 Beruang yang berada di Jalan Sanggau Ledo.
“Tidak ada, kita belum menbicarakan hal tersebut. Tetapi yang jelas, saya sebagai panglima akan mendukung program Pemda Bengkayang apabila ada program penataan kota untuk Bumi Sebalo,” tegasnya.
Mengenai tempat atau lokasi satuan kavaleri tersebut dibanguin akan dibicarakan oleh kedua staf Bupati Bengkayang dan Kodam XII Tanjungpura. Dimana beberapa titik yang sesuai dnegan tata ruang wilayah Kabupaten Bengkayang. Ia berharap seluruh elemen masyarakat BUmi Sebalo mendukung adanya satuan baru kelak.
Bupati Bengkayang, Suryadman Gidot menerangkan, selaku warga Negara yang meningkatkan dan mempertahankan kedaulatan NKRI, kita pasti meresponnya dan mendukung. Dengan adanya batralion setingkat kavaleri, minimal 600 orang yang berbelanja di kabupaten ini sudah berapa banyak perputaraan uang di BUmi Sebalo.
“Strategi pertahanan Negara, kita semakin merasa aman karena telah dilindungi oleh 600 TNI. Kita telah membantu menyiapkan tanah. Saat ini sedang dianalisa dan tidak jauh dari kota Bengkayang, paling jauh ya…radiusnya di Desa Magmagan Kecamatan Lumar,” ungkap Wakil BUpati Bengkayang periode 2005-2010 ini, kemarin.
Mengenai tukar guling Kompi Senapan C 641 Beruang yang berada di Jalan Sanggau Ledo, Gidot menegaskan bukan tidak ada kesepakatan dan butuh proses. Kesepakatan sudah barang tentu kita pahami juga, TNI tak akan melepas apabila  tidak sesuai dengan peruntukan karena peruntukan yang paling penting.
Apabila tukar guling kelaknya sukses, Gidot mengungkapkan Pemda Bengkayang akan diperuntukkan penataan kota Bengkayang. Karena kota sekarang ini sudah terlalu sempit, realtia yang terjadi saat ini, semua orang semua mau bangun baik itu dipinggir jalan, maupun pinggir sungai.
“Kalau mau Bengkayang lebih tertib, harus pengembangan kota. Untuk penataan kota, secara perlahan akan kita bicarakan bersama TNI. Apabila ada lahan yang lebih luas untuk pengembangan kota kan lebih baik,” tandasnya. (cah)




Tidak ada komentar:

Posting Komentar