Sabtu, 15 Oktober 2011

Dinas Pendidikan bengkayang Ingkar janji, Gedung Baru SDN 07 Baya Tak Dapat Ditempati


Bengkayang.

Mulianus Dining, Kepala Desa Rodaya Kecamatan Ledo mengatakan terkait tidak diperbolehkan gedung sekolah SDN 07 Baya yang baru untuk proses belajar mengajar yang dilakukan warga, dikhawatirkan mengganggu psikologis pelajar.
 “Gedung sekolah yang lama sering kena banjir karena tidak jauh dari DAS Ledo. Ditambah usia gedung tersebut kurang lebih 30 tahun dan kini telah termakan usia. Banyak dinding, dek, dan kursi yang bolong dan rusak,” keluh Dining ditemui diruang kejanya, belum lama ini.
Ia menceritakan, gedung sekolah yang baru dibangun tahun pada tahun  tahun 2009-2010 tersebut diharapkan dapat menjadi tempat pengganti gedung yang baru, karena kondisi gedung yang lama sudah tidak layak dipergunakan lagi.
Namun setelah berdirinya gedung ini, timbul masalah baru yang dihadapi dewan guru dan murid. Masalahnya gedung sampai saat ini tidak dapat difungsikan sebagai tempat proses belajar mengajar, karena gedung sampai saat ini masih dilarang oleh ahli waris pemilik tanah.
“Pemilik tanah melarang gedung Sekolah yang baru ditempati karena perjanjian yang disepakati antara pemilik lahan dengan Dinas UPT Ledo dan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkayang hingga saat ini tidak terealisasikan,” terangnya.
Ia mengisahkan, pemilik lahan pada saat itu dijanjikan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkayang pada tahun 2007 lalu, bahwa anak pemilik lahan bernama Debby akan diangkat menjadi PNS dan sekurang-kurangnya sebagai pesuruh Sekolah.
Oleh sebab itu sampai kapan pun, selagi sepanjang Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkayang tidak menepati janjinya, mereka  sebagai ahli waris tidak akan merelakan gedung sekolah tersebut ditempati,” kata Dining, kemarin.
Awalnya pihak Dinas pernah berjanji, dan memberikan iming-iming kepada pemilik lahan dan perjanjian tersebut disepakati oleh kedua pihak yang disaksikan oleh aparatur Desa Rodaya. Kesepakatan itu juga ditanda tangani oleh Kepala Dinas dan UPT saat itu. (cah)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar